Mata Minus Bukan Halangan Jadi Abdi Negara!
Cek Deretan Sekolah Kedinasan yang "Ramah" Kacamata di 2026
Memasuki musim pendaftaran sekolah kedinasan, stigma bahwa "di sana kalau pakai kacamata ga lolos!", kembali menghantui para pejuang seragam. Padahal, faktanya banyak sekolah kedinasan yang kini lebih fleksibel dan mulai melonggarkan aturan terkait mata minus hingga buta warna parsial.
Beberapa instansi favorit tetap menjadi primadona bagi mereka yang berkacamata. PKN STAN, misalnya, tetap menjadi yang paling fleksibel karena fokus kerjanya di bidang pengelolaan keuangan. Begitu pula dengan Politeknik Statistika STIS yang masih memberikan toleransi minus hingga angka 6, selama calon mahasiswa tetap mampu bekerja dengan bantuan kacamata.
Ini Batas Mata Minus Sekolah Kedinasan :
PKN STAN: Bebas minus dan toleransi buta warna parsial.
Polstat STIS: Toleransi hingga minus/plus 6. BUT, tidak menoleransi buta warna.
SSN: Bebas minus, BUT tidak menoleransi buta warna.
STMKG: Hanya menoleransi sampai minus 4 atau silindris 2, BUT tidak menoleransi buta warna.
STIN: Toleransi hingga minus 1, BUT tidak menoleransi buta warna.
Sementara itu, untuk instansi lainnya seperti IPDN, Poltekpin, dan Sekdin Kemenhub, toleransi ketat dan tidak menerima kacamata dengan alasan apapun!
Tips untuk Pejuang SEKDIN
Jangan menunggu hari H seleksi kesehatan. Segera lakukan medical check-up mata di dokter spesialis untuk mengetahui angka pasti minus kamu. Bagi yang memiliki minus tinggi namun mengincar instansi lapangan, prosedur Lasik kini mulai banyak dipertimbangkan sebagai investasi masa depan, asalkan dilakukan jauh sebelum pendaftaran dimulai.
Jadikan kacamata kamu sebagai simbol kecerdasan, bukan penghalang masa depan. Pendaftaran sekolah kedinasan adalah tentang strategi memilih instansi yang tepat dengan minat bakat serta kondisi diri kita.
Daripada kehabisan, CO sekarang 👇

STMKG
Poltek SSN